Percaya diri atau yang sering disebut dengan pede merupakan salah satu hal yang terpenting dalam kehidupan seseorang. Percaya diri menjadi faktor penentu kepribadian seseorang, dan juga sangat membantu dalam pergaulan sehari-hari. Kodrat manusia sebagai makhluk sosial memang sangat membutuhkan adanya interaksi dan komunikasi yang baik dengan orang lain. Namun apa jadinya jika seseorang tidak memiliki rasa percaya diri yang baik dalam pergaulan?.. Seseorang yang tidak memiliki rasa percaya diri yang baik akan mengalami beberapa hal yang akan membuat hidupnya tidak nyaman. Seperti canggung dalam pergaulan, sering menggigit kuku yang berbahaya untuk kesehatan saat sedang grogi, gugup saat akan memulai pembicaraan, tidak berani berbicara di depan umum, takut akan penilaian orang lain terhadap dirinya, bahkan ketidakmampuan seseorang untuk berinteraksi dengan orang lain. Tentunya hal ini akan menghambat kemajuan dalam hidup seseorang. Tentunya anda tidak ingin mengalami hal tersebut bukan? Jika anda adalah seseorang yang merasa tidak percaya diri dalam pergaulan, berikut ini akan kami berikan beberapa tips meningkatkan rasa percaya diri dalam pergaulan yang semoga dapat membantu anda dalam meningkatkan rasa percaya diri anda.
Senin, 12 Desember 2016
Ada Kekuatan Rasa Percaya Diri Dalam Pergaulan
Percaya diri atau yang sering disebut dengan pede merupakan salah satu hal yang terpenting dalam kehidupan seseorang. Percaya diri menjadi faktor penentu kepribadian seseorang, dan juga sangat membantu dalam pergaulan sehari-hari. Kodrat manusia sebagai makhluk sosial memang sangat membutuhkan adanya interaksi dan komunikasi yang baik dengan orang lain. Namun apa jadinya jika seseorang tidak memiliki rasa percaya diri yang baik dalam pergaulan?.. Seseorang yang tidak memiliki rasa percaya diri yang baik akan mengalami beberapa hal yang akan membuat hidupnya tidak nyaman. Seperti canggung dalam pergaulan, sering menggigit kuku yang berbahaya untuk kesehatan saat sedang grogi, gugup saat akan memulai pembicaraan, tidak berani berbicara di depan umum, takut akan penilaian orang lain terhadap dirinya, bahkan ketidakmampuan seseorang untuk berinteraksi dengan orang lain. Tentunya hal ini akan menghambat kemajuan dalam hidup seseorang. Tentunya anda tidak ingin mengalami hal tersebut bukan? Jika anda adalah seseorang yang merasa tidak percaya diri dalam pergaulan, berikut ini akan kami berikan beberapa tips meningkatkan rasa percaya diri dalam pergaulan yang semoga dapat membantu anda dalam meningkatkan rasa percaya diri anda.
Senin, 10 Oktober 2016
The Secrets to Success that You Didn’t Learn at School
What are the Secrets to Success?
Achieving success isn’t so much about financial gains but rather about attaining a sense of fulfillment and satisfaction within oneself. These feelings are what lead to that place we call success. Today, let’s focus on the process of achieving the results you want to experience in your life. We will begin by looking at the mindset that will propel you towards success. Then we’ll identify specific daily actions you can take and skills you can master that will improve your chances of success in any field of endeavor. Thirdly, we will direct our attention to the social aspect of success, and briefly discuss how to involve others to enhance and accelerate your own personal journey towards your dreams. And finally, we will look at some of the sabotaging forces that may undermine your progress.Psychology of Success and Achievement
The topic of success and achievement is
quite extensive and can be expanded upon in many interesting directions.
This post is only an introduction to some of the basic fundamentals of
this process. The groundwork for the discussion is based upon the
MasterMind Matrix, which presents an interconnecting 360 degree
systematic process that one can follow step-by-step to achieve success
in any field of endeavor.
I initially created the chart as a self-coaching tool, however since that time I have applied it into my life coaching work.
The MasterMind Matrix assists with
pinpointing key areas that may be sabotaging an individuals road to
success. Simply identify these areas, expand your knowledge and
understanding of the strategies, tactics, techniques, tools and
processes involved within each specific segment, and then move forward
and apply these learnings into your daily decisions, habits and actions.
- Did you know that most IQ Matrix maps are actually incorporated into the MasterMind Matrix?
The Achievement Oriented Mindset
There is no doubting that an achievement oriented mindset is absolutely critical for long-term success. If we were to take a journey through two individual’s minds — one very successful and the other having achieved next to nothing of personal significance — we would see a completely different landscape of thinking, believing, and behaving that would help us to easily identify what separates these people from each other.For this segment of our discussion we will look at some key characteristics, habits, beliefs, values, states and language patterns that manifest an achievement oriented mindset.
Minggu, 09 Oktober 2016
Tujuan & Maksud Olahraga dalam Islam. Dalamdunia kedokteran erat kaitannya dengan kesehatan jasmani atau kesehatan tubuh.
Olahraga dalam pandangan islam dan kedokteran erat kaitannya dengan kesehatan jasmani atau kesehatan tubuh. Faktor
yang dapat melahirkan manfaat, yang telah diletakkan oleh Islam dalam
upaya mendidik individu-individu masyarakat yang berhubungan dengan
jasmani, membentuk kesehatannya, dalam mengisi waktu kosong dengan
aktivitas jihad, latihan militer, dan latihan olahraga. Setiap
kesempatan yang memungkinkan, dalam situasi dan kondisi yang sesuai,
dipakai untuk keperluan tersebut.
Ini semua karena Islam dengan prinsip-prinsip yang toleran,
ajaran-ajaran yang luhur, menghimpun dalam satu waktu antara kesungguhan
dan hiburan yang sehat, menghubungkan antara kebutuhan ruhani dan
kebutuhan jasmani. Islam memperhatikan pendidikan jasmani atau kesehatan dan perbaikan ruhani secara bersama-sama. Sang anak, lebih baik mendapatkan perhatian persiapan kesehatan atau
pembentukan jasmani. Bahkan lebih baik mengisi waktu kosongnya dengan
segala aktivitas yang memberikan kesehatan, kekuatan dan semangat dalam
bentuk olahraga. Dan ini dimaksudkan untuk:
- Mengisi kekosongan waktu yang banyak
- Sebagai langkah preventif atau pencegahan dari segala penyakit.
- Membiasakan sejak kecil terhadap latihan olahraga dan aktivitas jihad.
Allah berfirman:
Dan siapkanlah untuk menghadapi mereka kekuatan apa saja yang kamu sanggupi dan dari kuda-kuda yang ditambat untuk berperang (yang dengan persiapan itu) kamu menggetarkan musuh Allah. (Q.S. 8:60)
Berikut ini adalah beberapa hadits mengenai beberapa jenis olahraga pilihan yang dianjurkan dalam islam
Muslim dalam Shahihnya meriwayatkan dari Rasulullah saw. bahwa beliau bersabda:
اَلْمُؤْمِنُ الْقَوِيُّ خَيْرٌ وَأَحَبُّ إِلَى اﷲِ مِنَ الْمُؤْمِنِ الضَّعِيْفِ ٠
"Orang Mukmin yang kuat adalah lebih baik dan lebih dicintai Allah daripada orang Mukmin yang lemah".
Ath-Thabrani, dengan sanad jayyid meriwayatkan dari Rasulullah saw. bahwa beliau bersabda:
كُلُّ شَىْءٍ لَيْسَ مِنْ ذِكْرِ اﷲِ
فَهُوَ لَهْوٌ أَوْ سَهْوٌ إِلاَّ أَرْبَعَ خِصَالٍ ׃ مَشْيُ الرَّجُلِ
بَيْنَ الْغَرْضَيْنِ ﴿لِلرَّمْيِ﴾ ، وَتَأْدِيْبُهُ فَرْسَهُ،
وَمُلاَعَبَتُهُ أَهْلَهُ ، وَتَعْلِيْمُهُ السِّبَاحَةَ ٠
"Segala sesuatu yang bukan dari dzikir kepada Allah adalah permainan yang melalaikan atau melupakan kecuali empat perkara. Berjalannya seseorang antara dua tujuan (untuk) memanah, berlatih menunggang kuda, bercumbu rayu dengan istrinya, dan mengajarkan renang/belajar renang".
Muslim dalam Shahih-nya meriwayatkan bahwa Rasulullah saw. mambaca firman Allah "wa a'iddu lahum mas tatha'tummin quwwah", kemudian beliau berkata:
أَلآ اِنَّ الْقُوَّةَ الرَّمْيُ ٬أَلاَ إِنَّ الْقُوَّةَ الرَّمْيُ ٬ أَلاَ إِنَّ الْقُوَّةَ الرَّمْيُ ٠
"Ketahuilah, sesungguhnya kekuatan itu adalah memanah. Ketahuilah bahwa sesungguhnya kekuatan itu adalah memanah. Ketahuilah bahwa kekuatan itu adalah memanah".
Amiru '1-Mu'minin Umar bin Khaththab ra. menulis kepada para gubernur sebagai berikut:
أَمَّا بَعْدُ فَعَلِّمُوْاأَوْلاَدَكُمْ الرِّمَايَةَ وَالسِّبَاحَةَِ وَرُكُوْبَ الْخَيْلِ٠
"Amma Ba'du. A jarilah anak-anak kalian memanah, renang dan menunggang kuda. ..."
Asy-Syakhani meriwayatkan: Bahwa Rasulullah saw. mengizinkan orang-orang Habasyah bermain tombak di masjid Nabawi yang mulia, dan mengizinkan kepada istrinya, Sayyidah A'isyah untuk melihatnya. Ketika mereka sedang asyik bermain tombak itu, tiba-tiba datanglah Umar. Ia memungut batu kerikil, kemudian dilemparkannya kepada orang-orang Habasyah tersebut. Maka Rasulullah saw. berkata, "Biarkanlah mereka, ya Umar".
Ahmad bin Al-Bukhari meriwayatkan:
Bahwa Rasulullah saw. lewat di tempat sekelompok orang yang telah masuk Islam, sedang berlatih memanah di pasar. Maka Rasulullah saw. berkata kepada mereka, "Lemparkanlah busur (panahlah) wahai anak cucu Ismail, karena sesungguhnya ayah kalian adalah seorang pemanah. Panahlah, dan aku bersama dengan Bani Fulan". Salah satu kelompok kemudian menghentikan latihan memanahnya. Maka Rasulullah saw. bertanya, "Kenapa kalian tidak memanah?" Mereka menyahut, "Bagaimana kami akan memanah sedang engkau bersama mereka?" Maka Rasulullah saw. bersabda, "Panahlah, dan aku bersama kalian semuanya".
Ahmad bin Abu Daud meriwayatkan dari Aisyah ra. ia berkata: "Saya berlomba lari dengan Rasulullah saw. Beliau mendahuluiku, lantas saya kejar sehingga mendahuluinya. Dan setiap lomba saya selalu unggul, hingga badanku menjadi gemuk. Maka, ketika berlomba lagi Rasulullah saw. yang unggul. Dan beliau berkata, "Anda kalah karena dagingmu itu".
Abu Daud meriwayatkan dari Muhammad bin Ali bin Rukanah:
"Bahwa Rukanah bergulat dengan Rasulullah saw., maka beliau dapat mengalahkannya".
Dari 'Uqbah bin 'Amir, ia berkata, Rasulullah saw. bersabda:
اُرْمُوْا وَارْكَبُوْا ٬ أَنْ تَرْمُوْا خَيْرٌ مِنْ أَنْ تَرْكَبُوْا ٠
"Memanah dan menunggang kudalah kalian, dan memanah adalah lebih baik dari menunggang kuda".
Ahmad dan Al-Bukhari meriwayatkan dari Anas ra. ia berkata:
"Rasulullah saw. mempunyai unta betina yang diberi nama Al-'Udhba, dan unta tersebut tidak dapat dilombakan. Maka, datanglah seorang Badawi dengan menunggang unta yang masih muda, hingga ketika berlari mengungguli unta Rasulullah saw. Dengan demikian, menimbulkan emosi kaum Muslimin. Mereka berkata, "Al-'Udhba terungguli!" Rasulullah saw. bersabda, "Sesungguhnya adalah haq bagi Allah untuk tidak mengangkat sesuatu dari dunia kecuali Dia telah meletakkannya".
Dari nash-nash ini cukup jelas bahwa Islam mensyari'atkan latihan olahraga, latihan jihad seperti olehraga gulat, olahraga lari, renang, memanah dan menunggang kuda, semua ini dimaksudkan agar umat Islam mengambil faktor-faktor yang menyebabkan kemuliaan, kemenangan dan kekuasaan. Di samping itu, agar individu dan kelompok terdidik dalam pengertian kekuatan, ketangkasan dan jihad, sebagai pengamal firman Allah Tabaraka wa Ta'ala:
وَأَعِدُّوْا لَهُمْ مَااسْتَطَعْتُمْ مِنْ قُوَّةٍ ٠
"Dan siapkanlah untuk menghadapi mereka kekuatan apa saja yang kamu sanggupi".
Dan realisasi sabda Rasulullah saw:
اَلْمُؤْمِنُ الْقَوِيُّ خَيْرٌ وَأَحَبُّ إِلَى اﷲِ مِنَ اَلْمُؤْمِنِ الضَّعِيْفِ
"Orang Mu'min yang kuat adalah lebih baik dan lebih dicintai Allah daripada orang Mukmin yang lemah".
Tak seorang pun yang menyangkal bahwa ketika musuh Islam mengetahui bahwa umat Islam telah siap dari segi militer dan persiapan perangnya, terbentuk kesehatan dan kekuatan jasmaninya, sempurna iman dan spiritualnya, teguh keyakinan dan tekadnya untuk berjihad, maka mereka akan gentar. Jiwanya gundah dan takut, sebelum mereka kalah di medan jihad. Inilah yang kini disebut sebagai 'perdamaian bersenjata', dan dipuji Rasulullah saw. ketika bersabda:
نُصِرْتُ بِالرَّعْبِ مَسِيْرَةَ شَهْرٍ ٠
"Aku diberi mujizat (hingga) musuh takut kepadaku dalam jarak perjalanan sebulan ".
Jika sang anak mendapatkan prioritas paling utama mengenai persiapan jasmani, pembentukan sikap jihad, pendidikan olahraga, apakah ini berarti bahwa anak dalam lingkungan ini bertolak tanpa kendali dan batas, atau ia harus terikat dengan metode yang mengenal batas dan berjalan pada jalan yang telah ditentukan?
Pada dasarnya hubungan (ikatan) olahraga untuk anak tidak akan memberikan buah yang diharapkan, tidak membawa kepada tujuan yang dicari, kecuali jika ia mengikuti metode yang telah ditentukan Islam.
Langganan:
Komentar (Atom)

